Ruang makan keluarga dulu dan kini - Pada zaman dulu, kebanyakan keluarga Indonesia merasa
"wajib" menempatkan meja makan berukuran besar dengan banyak kursi di
ruang makan mereka. Karena orang zaman dulu beranggapan kegiatan makan harus selalu
bersama seluruh anggota keluarga.
Namun dengan semakin berkembangnya zaman, banyak yang
mengubah kebiasaan tersebut. Mungkin untuk yang memang tinggal bersama keluarga
besar yang beranggotakan lebih dari empat orang, konsep ruang makan dengan banyak kursi tentu sangat pas untuk Anda. Tapi bagaimana dengan yang hidup di kota
besar, hanya berdua dengan pasangan, tinggal pun di rumah berukuran pas-pasan?
Dengan semakin terbatasnya lahan untuk dibangun rumah,
banyak keluarga yang memilih rumah jenis minimalis. Dengan jumlah ruang yang
terbatas namun memiliki fungsi maksimal. Sehingga tak memungkinkan untuk
memiliki ruang makan sendiri. Apa lagi bermimpi mempunyai ruang makan dengan
meja besar.
Jika kondisinya demikian, mengapa harus memaksakan
menempatkan meja berukuran besar dan banyak kursi? Tempatkan saja satu buahmeja kecil dengan kursi sesuai jumlah keluarga. Buat merapat ke dinding, dengan
demikian banyak lahan kosong tersisa, yang bisa digunakan untuk kebutuhan
lainnya. Atau anda juga dapat menggabungkan dengan dapur agar lebih ringkas
lagi dengan membuat meja bar.
Pemilihan ukuran meja dan jumlah kursi makan terdengar
seolah bukan masalah besar, tapi tidak akan jadi sepele lagi kalau kaitannya
dengan ukuran lahan. Jadi, soal jumlah kursi dan ukuran meja makan sesuaikan
saja dengan kebutuhan dan kebiasaan sehari-hari. Misalnya, Anda memang hanya
tinggal berdua, tapi kerap menjamu keluarga dan tamu di rumah, maka Anda harus
mempertimbangkan menempatkan meja yang lebih besar.
Dengan menempatkan segala sesuatu sesuai kebutuhan, setiap
ruang di rumah akan berfungsi lebih efektif dan efisien. Anda pun akan merasa
lebih nyaman di rumah.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar